Amanah bukan sesuatu yang mudah namun bukan pula sesuatu yang harus kita persulit. (QS. Al–Muzzamil:1–20)
Amanah yang Allah berikan kepada kita adalah suatu media untuk kita berinovasi... ATM (Amati Tiru Modifikasi)...melihat sejarah 20% sebagai bahan pembelajaran sedangkan berfikir 80% untuk merancang masa depan. Terkadang 1000 alasan selalu kita tampilkan untuk sekedar menghindar dari sebuah masalah, kenapa tidak kita mencari 1 alasan saja untuk dapat menjalankan amanah tersebut?
Hmm... hal ini dapat diindentifikasi bahwasannya terdapat kefuturan keimanan pada diri seorang aktivis saat dia merasa jenuh saat mengemban amanah.
Dalam surat Al – Muzzamil ini kita bisa melihat bahwa Rasulullah menerima amanah yang cukup berat....betapa ia begitu takut ketika wahyu itu datang kepadanya. Bukan futur tapi merasa takut karena amanah yang berat luar biasa. Sedangkan kita lebih kepada menghindar karena alasan duniawi.. mulai dari mencari maisyah, tugas kuliah, skripsi, dan lainnya.
Kandungan apa yang termuat dalam surat tersebut?
- tugas dan beban yang agung.
- urusan yang serius.
- kedahsyatan yang bertubi – tubi yaitu meliputi kedahsyatan ucapan yang berat, ancaman yang menakutkan dan posisi.
Kandungan dalam surat Al – Muzzamil dibagi menjadi dua yaitu Ayat 1 – 19 dan ayat 20
- ayat 1 – 19
- seruan yang memuat tugas dan beban
- persiapan untuk memikul tugas dan beban
adapaun persiapan yang harus dilakukan yaitu :
ü QL
ü Shalat Tepat Waktu
ü Membaca Al – Qur’an secara tartil
ü Dzikir yang penuh kekhusyuan
ü Bertawakal kepada Allah SWT
ü Menjauhi menghindari dengan baik
ü Bersabar
ü Membiarkan urusan para pendusta
- ayat 20
1. Allah memberikan kerianganan, kelembutan, kasih sayang dan kemudahan kepada hamba – Nya
2. arahan untuk melakukan taat kepada Allah SWT
3. isyarat terhadap rahmat dan pengampunan Allah SWT
pada mulanya shalat malam adalah hal yang WAJIb dilaksanakan namun kemudian Allah memberikan keringanan menjadi tidak wajib namuan barang siapa yang mengerjakannya akan diberik keutamaan yang sangat bagus. Karena bangun malam merupakan salah satu juhad yaitu jihad melawan nafsu kita.
Surat lain lagi yang masih bersinggungan dengan surat Al Muzzamil yaitu Al Mudtasir. Mari kita baca dan pahami maksudnya!
Surat al muddatsir dibagi menjadi beberapa kelompok yaitu :
1. Al maktho Al awa’a (ayat 1 - 7)
ü Diawali dengan panggilan dari Allah kepada NAbi Muhammad untuk memikul suatu urusan yang besar
ü Allah seakan menserabut Nabi dari keadaan berselimut kepada keadaan berjihad
ü Arahan kepada nabi agar beliau bersiap untuk urusan yang agung
ü Taujih kepada nabi yiatu taujih rabbaniyah
2. Al Maktho Al Tsani (ayat 8 - 10)
o ancaman kepada orang yang mendstakan akhirat
3. Al Maktho Al tsalis (Ayat 11 - 31)
ü tipe orang yang dusta
ü sebab dan penyebab mengapa ia mendapatkan pernyataan perang dari Allah
ü perjalanan akhir sang pendusta
Adapun ciri – ciri orang yang berdusta yaitu :
ü Allah telah memberi kekuasaan yang sangat benyal
ü Allah memberi putra – putri
ü Allah telah limpahkan kenikmatan dan kedudukan
ü Namun orang tersebut masih menginginkan tembahan kenikmatan yang lebih banyak lagi
ü Namuan orang yang bergelimang harta ini membangkang dari ayat – ayat Allah
4. Al Maktho Al Rabi (ayat 31 - 48)
ü makna neraka saqar. Yaitu didalamnya terdapat orang yang suka membuang waktu dan mendustakan ayat – ayat Allah SWT
5. Al Maktho Al khamis ( ayat 49 – 56)
ü Orang – orang yang memiliki Sikap Al – Muthadzibin (ada dakwah namun menghindar)
ü Adapaun penyebab orang – orang tersebut menghindari dari dakwah yaitu : hasad (iri dan dengki), sedikit takut pada Allah
Ingatlah wahai saudara ku.......
Saat kau mulai jenuh, maka segera
Ø Mendekat pada ALLAH... perbanyak zikir, almatsurat, sholat duha, solat sunnah lainnya...
Ø Mulailah berlama-lama berdoa setelah sholat, jangan terlalu cepat menggulung sejadah/mengambil HP
Ø Membaca Qur’an+terjemahan
Ø Membaca buku2 yang memotivasi ruhiyah
Ø Mendengar ceramah/tausiah dari TV, kajian, Ta’lim dll
Ø Mengunjungi ulama /guru yang dapat mendapat ghirah
Ø Berdiskusi untuk menambah ghirah dan mengurangi ghibah
Ø Berpikir Positif, murah senyum, optimis
Ø Semangat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar