kupu-kupu

Selasa, 14 Juni 2011

memoar cinta dijalan dakwah

MemoaR CiNta di JaLaN DakwaH

( judul dikutip dari judul buku karangan Cahyadi T )
Kata salah seorang murrabi,
Kalau antum merasa jalan dakwah ini begitu sulit, maka jangan minta dimudahkan, tapi mintalah untuk dikuatkan
Karena sudah sunatullah bahwa berjuang di jalan Allah itu begitu terjal
Kalau antum merasa kecewa, sakit, atau lelah maka rasakanlah itu benar-benar, karena bila antum tidak merasa sakit, atau tidak merasa sulit, maka dapat dipastikan bahwa antum berada di jalan yang salah
Sudah pernahkan antum terluka? Pernahkah mengorbankan setetes darah?
Kalau belum, lalu kenapa sudah bangga dengan predikat sebagai aktivis dakwah? Padahal kita belum melakukan apa-apa.
Padahal mengaku berjihad, mengaku ingin mati syahid, tapi kecewa atau sakit hati sedikit saja sudah mengeluh
Mengaku aktivis dakwah tapi maksiat pun jalan terus
Mengaku rajin syuro untuk menyusun strategi dakwah, tapi ternyata niat melenceng untuk bertemu dengan akhwat atau ikhwan idaman
Mengaku Da’i, tapi tidak menyeru
Da’i itu menyeru, berapa kali dalam sehari antum menyeru?  
Kalau antum merasa jalan dakwah itu panjangsulit dan sakit, maka bersabarlah. Teruslah berjalan meski tertatih.
Kalau antum jarang pulang, dan antum rindu untuk pulang, maka tahanlah rindu itu rindu untuk memeluk Ibu, atau
untuk melihat senyum Ayah mengembang
Karena sesungguhnya tempat berkumpul dan kampung halaman adalah surga ( amin… )
Dan siapakah yang lebih menepati janjinya selain daripada Allah? ( QS. At Taubah : 111 )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar